Arkib untuk Jun 2015

Puisi Getar Listrik di Mingguan Malaysia 21 Jun 2015

Advertisements

Muhammad Iqbal dan Filsafatnya “Eksistensialisme” (Filsafat Islam)

Muhammad Iqbal dan Filsafatnya “Eksistensialisme”

Abstrak

Religisiutas sebagai sarana mencapai eksistensi menurut filsafat Muhammad Iqbal. Sebuah kajian eksistensialisme kritik Iqbal tentang fatalisme Islam dan Materialisme Barat Modern. Manusia sebagai makhluk eksistensial dituntut untuk memenuhi eksistensi dirinya, bersifat aktif, dinamis, dan kuat. Manusia tidak seharusnya pasif, statis, bahkan menarik diri dari kepentingan duniawi dan tunduk secara buta pada ajaran tertentu. Materialisme Barat Modern telah menghilangkan metafisika dan mengakibatkan timbulnya krisis eksistensial manusia, alienasi, dan dehumanisasi.

Kata Kunci : Eksistensialisme, Fatalisme, Materialisme, Alienasi, Dehumanisasi

Terus membaca ‘Muhammad Iqbal dan Filsafatnya “Eksistensialisme” (Filsafat Islam)’

Allamah Sir Muhammad Iqbal: Penyair Yang Pemikir

ummahonline.com

Oleh: Ekky Malaky

Muhammad Iqbal adalah sosok besar dalam khazanah kebudayaan Islam. Pemikirannya dikemasnya dalam bentuk puisi, dan itu membuatnya abadi. Muhammad Iqbal, lahir 9 November 1877. Dia adalah seorang filsuf, pemikir, cendekiawan, ahli perundangan, reformis, politikus, dan yang terutama: penyair. Dia berjuang untuk kemahuan umat Islam dan menjadi “bapa spiritual” Pakistan.

View original post 1,501 more words